PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN E TERHADAP GAMBARAN HISTOLOGIS TUBULUS PROKSIMAL GINJAL PADA MENCIT BETINA DEWASA (Mus musculus L) YANG MENDAPAT LATIHAN FISIK MAKSIMAL

Nina Olivia

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Vitamin E terhadap gambaran histopatologi pada mencit betina dewasa (Mus musculus L.) yang mendapat latihan fisik maksimal. Penelitian ini memakai mencit betina dewasa (Mus musculus .L) sebanyak 25 ekor yang dibagi dalam 1 kelompok kontrol  dan 4 kelompok perlakuan. Kelompok pertama (P0) sebagai kontrol yang tidak mendapat perlakuan apapun. Kelompok kedua (P1) mendapatkan  latihan fisik maksimal setiap hari selama 30 hari, kelompok ketiga (P2) mendapatkan  latihan fisik maksimal dan larutan aquadest 0,5 ml/hari per oral selama 30 hari, kelompok keempat (P3) mendapatkan  latihan fisik maksimal setiap hari selama 15 hari pertama, kemudian 15 hari berikutnya diberikan latihan fisik maksimal dan vitamin E 2mg/hari per oral setiap hari, kelompok kelima (P4) mendapatkan latihan fisik maksimal dan vitamin E 2mg/hari per oral setiap hari selama 30 hari. Hasil yang didapat menunjukkan pemberian Vitamin E tidak mempengaruhi bobot ginjal mencit betina dewasa (Mus musculus L.) yang mendapat perlakuan latihan fisik maksimal (P>0,05), tetapi pemberian Vitamin E mempengaruhi rata-rata gambaran histologis tubulus proksimal ginjal mencit betina dewasa (Mus musculus L.) yang mendapat perlakuan latihan fisik maksimal(P<0,05). Latihan fisik maksimal menyebabkan terjadinya stres oksidatif yang mempengaruhi gambaran histologis tubulus proksimal ginjal, Vitamin E sebagai antioksidan dapat menekan jumlah luas kerusakan tubulus proksimal ginjal dengan dosis 2 mg/ hari secara oral selama 15 hari.

Kata kunci : vitamin E,latihan fisik maksimal, histologis tubulus proksimal ginjal, NTA


Full Text:

PDF

References


Allan, S.,2001. Michael, IL, Timothy DN. Neural Control of Force Output During Maximal and Submaximal Exercise. Sports Medicine 31(9). p. 637-50.

Belviranh M, Gokbel H. Acute exercise induced oxidative stress and antioxidative stress and antioxidant changes., 2006. Eur J Gen, 126-131.

Bompa T.O. Theory and Methodology of Training. Toronto, Ontorio, Canada, Kendall/Hunt Publishing Company., 1990. p. 343.

Brezis M, Rosen S. Hypoxia of the renal medulla: its implication for disease., 1995 N.Eng J Med, 332: 647-55.

Coller BS. Leukocytosis and ischemic vascular disease morbidity and mortality: is it time to intervene? Arterioscler Thromb Vasc Biol., 2005 Apr;25(4):658-70.

Cooper, K.H. 1994. Antioxidant Revolution , Thomas Nelson Publishers , Nashville-Atlanta-London-Vancouver.

Eckardt K, Bernhardt WM, Weidemann A, Wernecke C, Rosenberger C, Wiesener WS, Willam C., 2005. Role of hypoxia in the pathogenesis of renal disease. Kidney Int , 68:S46-S51.

Fox SI. Muscle., 2003. Mechanism of Contraction and Neural Control. In : Fox SI. Human Physiology, 8nd ed. McGraw-Hill, p. 343.

Gillenwater JY., 1992. The pathophysiology of urinary tract obstruction. In: Campbell’s urology. Sixth Ed. W.B. Saunders. Philadelphia, London, Toronto, Montrel, Sydney,Tokyo. Vol I: 499-532.

Gunduz F, Senturk U.K, Kuru O, Aktekin B, M.R. Aktekin. 2004. The effect of One Ywer's Swimming Exercise on Oxidant Stress ans Antioxidant Capacity in Aged Rats, (4) 3: 121-176.

Guyton AC, Hall JE. 2006. Textbook of medical physiology. Eleventh ed. Philadelphia: Elsevier saunders;

Halliwell B, Gutteridge JMC. 1994. Free radicals, antioxidants, and human disease. Curiosity, cause, or cosequence?. Neurogenerative disease research Group, King College, London . Vol. 344. 721-725.

Hariyatmi. 2004. Kemampuan vitamin E sebagai antioksidan terhadap radikal bebas pada lanjut usia. MIPA, 14(1), 52-60

Jawi, I.M., Suprapta, D.N., Subawa, A.A.N. 2008. Ubi Jalar Ungu menurunkan Kadar MDA dalam Darah dan Hati Mencit setelah Aktivitas Fisik Maksimal. Jurnal Veteriner, 9(2), 65-72.

Ji.L.L. 1999. Antioxidant Enzyme Response to Exercise and Aging . Med Scient Sport Exercise, 25, 225-231.

Junqueira, L.C., Carneiro, J., Kelley, R.O., ahli bahasa, Jan Tambayong. 1995, Histologi Dasar. Edisi ke 8, Jakarta. EGC.:370-387.

Junqueira, L.E., Carneiro, J., Kelley, R.O. 2005, Basic Histology. 11th Edition, Boston: Mc Graw-Hill, p: 373-90.

Khassaf M, McArdle A, Esanu C, Vasilaki A, McArdle F, Griffiths RD, et al. Effect of vitamin C supplements on antioxidant defence and stress proteins in human lymphocytes and skeletal muscle. J Physiol. 2003 Jun 1;549(Pt 2):645-52.

Laksmi, D.N.D.I. 2010. Glutathion meningkatkan kualitas tubulus seminiferus pada mencit yang menerima pelatihan fisik berlebih. Buletin Veteriner Udayana, 3, 719-21




DOI: https://doi.org/10.34008/jurhesti.v1i1.5

Article Metrics

Abstract view : 134 times
PDF View - 45 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons

This work is licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License